Sabtu, 12 Januari 2013

10. Koordinasi pendidikan


10. Koordinasi pendidikan


PENGORGANISASIAN PENDIDIKAN


Pengorganisasian merupakan aktifitas menyusun, dan membentuk
hubungan – hubungan kerja antara orang- orang sehingga terwujud suatu
kesatuan usaha dalam mencapai tujuan- tujuan yang telah ditetapkan.
Fungsi pengorganisasian melibatkan penciptaan secara sengaja
suatu lingkungan pembelajaran yang kondusif serta melakukan
pendelegasian tanggung jawab dalam rangka memujudkan tujuan program
pendidikan yang telah direncanakan. Pengorganisasian, pengaturanpengaturan
sumber hanyalah alat atau sarana saja untuk mencapai apa yang
harus diselesaikan. Yang tujuan akhirnya adalah membuat agar siswa dapat
bekerja dan belajar secara bersama-sama.
Di dalam pengorganisasian terdapat pembagian tugas- tugas,
wewenang dan tanggung jawab secara terinci menurut bidang- bidang, serta
sesuai dengan kemampuan, pengalaman, dan bakat masing- masing,
sehingga terciptalah adanya hubungan- hubungan kerjasama yang harmonis
dan lancar menuju pencapaian tujuan yang telah di tetapkan.
Menurut Handoko (2003), pengorganisasian adalah 1). Penentuan
sumberdaya dan kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan
pengorganisasian. 2) proses perancangan dan pengembangan suatu
organisasi yang akan dapat membawa wewenang yang diperlukan kepada
individu- individu untuk melaksanakan tugas- tuganya. Ditambahkan pula
oleh handoko, pengorganisasian adalah pengaturan kerja bersama
sumberdaya keuangan, fisik, dan manusia dalam pengorganisasian,
sumberdaya yang dimilikinya dan lingkungan yang melikupinya.
Sedangkan Siagian mengemukakan pengorganisasian sebagai
keseluruhan proses pengelompokan orang- orang, alat- alat, tugas- tugas,
tanggung jawab, dan wewenang sedemikian rupa sehingga tercipta suatu
organisasi yang dapat digerakkan sebagai suatu kesatuan dalam rangka
pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
Dengan demikian yang dimaksud dengan pengorganisasian yakni
suatu bentuk kegiatan administrasi untuk menyusun struktur dan
membentuk hubungan- hubungan kerjasama sehingga setiap tindakan
dalam suatu lembaga atau organisasi tertentu berjalan secara harmonis,
bersamaan, tidak over-lapping semua itu diarahkan untuk mencapai tujuan
(bersama ) pada lembaga atau organisasi yang bersangkutan.
Dalam dunia pendidikan organisasi itu mengkordinasikan sumbersumber
pendidikan yang ada baik sumber daya manusia (kepala sekolah,
guru, pegawai, dan siswa) atau sarana prasarana yang lain, (tempat, biaya
dll) dan pemberian tugas sesyuai dengan bidangnya masing- masing dalam
rangka mencapai tujuan pendidikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar